Suasana tenang di Desa Ketewel, Gianyar, Bali, mendadak berubah jadi riuh. Warga digegerkan oleh sebuah penemuan mengerikan di muara Sungai Wos, tepatnya di kawasan yang dikenal sebagai Pantai Tan Sema. Sebuah potongan kepala manusia terlihat mengambang di air.
Penemuan itu terjadi Kamis pagi, sekitar pukul sepuluh. Seorang warga yang sedang berlari di sekitar pantai menjadi yang pertama melihatnya. Matanya menangkap benda asing yang terapung-apung di muara. Penasaran, ia mendekat. Dan yang ia lihat kemudian membuatnya terpaku: itu adalah kepala manusia.
Kepanikan pun menyebar. Tak lama berselang, pencarian dilakukan di sekitar lokasi. Hasilnya semakin membuat bulu kuduk merinding. Di antara bebatuan pemecah ombak di bibir pantai, mereka menemukan serpihan tubuh lainnya. Satu per satu bagian tubuh itu berhasil dikumpulkan: ada lengan, paha, bahkan jeroan. Lalu, dada bagian kiri atas dan potongan kaki juga ikut ditemukan. Pemandangan itu sungguh di luar nalar.
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra Kesuma, langsung turun tangan. Ia mengonfirmasi temuan mengerikan itu.
"Ada dugaan mutilasi, tetapi (penyebab) pastinya masih kami selidiki. Polda Bali dan Polres Gianyar bekerja sama dalam penyelidikan kasus tersebut," ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Chandra juga mengungkap beberapa petunjuk awal yang berhasil diidentifikasi. Di salah satu lengan korban, terdapat tato bergambar jam dan sosok Bunda Maria. Sementara pada potongan kepala, kondisi kulitnya sudah terkelupas dan rambutnya terlihat menipis.
Di sisi lain, polisi mulai meraba-raba kemungkinan kaitan kasus ini dengan insiden lain yang sedang hangat. Chandra menduga, ada kemungkinan organ tubuh manusia ini terkait dengan kasus penculikan seorang warga negara Ukraina yang belum lama terjadi. Tapi, ia menekankan, itu semua masih sebatas dugaan.
"Apakah korban terkait dengan kasus culik, kami masih menunggu hasil scientific investigation," tegas Chandra, mantan Kapolres Tabanan itu.
Kini, penyelidikan masih terus berjalan. Desa Ketewel yang biasanya damai, masih diselimuti tanda tanya besar dan perasaan ngeri yang tak mudah hilang.
Artikel Terkait
Korban Kekerasan Pesantren di Bangka Alami Cedera Limpa, Kondisi Mulai Membaik
Satu Tewas, Satu Hilang dalam Insiden Hanyut di Sungai Banjaran
Kejati Riau Geledah Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Terkait Dugaan Tindak Pidana Kepelabuhanan
Trump Klaim Presiden Xi Jinping Setop Pengiriman Senjata ke Iran