Gol awal itu seperti membuka permainan. Kedua tim saling serang, menciptakan peluang yang sayangnya tak berbuah gol. Waktu normal 90 menit berakhir dengan skor 1-0, memaksa pertandingan masuk ke babak tambahan waktu.
Di babak pertama tambahan waktu, Lille akhirnya menemukan gol penenang. Pemain pengganti, Nathan Ngoy, berhasil membobol gawang lawan pada menit ke-99. Umpan Felix Coirea dia terima dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan yang menentukan.
Babak kedua berjalan lebih ketat. Red Star berusaha menekan, namun pertahanan Lille yang dikomandoi Bruno Génésio tampak solid. Tak ada gol lagi tercipta. Laga pun berakhir dengan kemenangan penting bagi tim asal Prancis itu.
Bagi Verdonk, malam ini bukan sekadar kemenangan tim. Ini adalah pintu yang terbuka lebar. Melangkah ke fase knock-out Liga Europa bukan pencapaian biasa. Ini membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa bersaing dan menorehkan prestasi di panggung elite Eropa.
(RIZ)
Artikel Terkait
Hakim Vonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar untuk Terdakwa Korupsi Minyak
Bareskrim Bongkar Sindikat SMS Blast E-Tilang Palsu yang Dikendalikan WN China
Pemerintah Usulkan Penghentian Ekspansi Alfamart dan Indomaret di Desa
Mobil Listrik Tabrak Separator Busway, Lalu Lintas Gatot Subroto ke Kuningan Tersendat