Kabupaten Banggai baru-baru ini kedatangan tamu penting. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyambangi Desa Lenyek di Kecamatan Luwuk Utara. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial belaka. Di baliknya, ada tekad kuat untuk mendorong program desa tematik yang kini sedang digalakkan.
Di Lenyek, Yandri tak cuma duduk di balik meja. Ia langsung berbaur, berdialog hangat dengan warga. Rupanya, desa ini punya cerita. Mereka sudah menetapkan buah naga sebagai komoditas andalan untuk desa tematik mereka. "Potensinya bagus sekali," ujar Yandri tentang hal ini. Tak cuma itu, ia juga terkesan dengan pesona alam Lenyek yang ia nilai punya prospek besar untuk dijadikan desa wisata.
Merespon hal itu, Yandri pun memberikan janji dukungan. Bantuan dari kementeriannya akan disalurkan untuk mengembangkan apa yang sudah dimulai warga.
"Insya Allah dari Kementerian Desa nanti akan ada bantuan untuk Desa Lenyek. Kita ada program desa wisata, desa ekspor kemudian BUM Desa, pasar desa. Nanti saya bicara sama Pak Bupati, mana yang mau diutamakan,"
Begitu penjelasannya dalam sebuah keterangan tertulis, Senin lalu.
Namun begitu, dialog itu tak hanya membahas hal-hal yang positif. Warga juga menyampaikan keluhan yang selama ini mereka rasakan. Mulai dari akses infrastruktur yang masih sulit, ruang kelas sekolah yang tak memadai, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ternyata belum menyentuh anak-anak sekolah di sana.
Mendengar curhatan warga, Yandri langsung berjanji untuk menindaklanjuti. Ia akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait, seperti PUPR dan Pendidikan, serta Badan Gizi Nasional.
"Jadi di SD Lenyek Kecamatan Luwuk Utara katanya anak-anak sekolah ini belajar di luar kelas, tidak punya ruang kelas, jadi mohon Pak Abdul Mu'ti (Mendikdasmen) yang baik mohon SD Lenyek kita bantu biar anak-anak jadi orang hebat,"
ungkapnya dengan nada prihatin.
"Yang belum dapat MBG, ini Prof Dadan Kepala BGN, ternyata di kampung-kampung, di SD, di sekolah-sekolah Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai belum dapat MBG nanti bisa koordinasi dengan Pak Bupati untuk dibangun dapurnya nanti,"
tambahnya lagi.
Intinya, Yandri berharap kunjungan langsung seperti ini bisa menjadi solusi. Bukan cuma untuk menyelesaikan masalah yang ada, tapi juga untuk mengoptimalkan setiap potensi yang tersembunyi di desa-desa seluruh Indonesia.
Kegiatan di Lenyek itu sendiri dihadiri oleh Bupati Banggai, Amirudin, beserta jajaran forkopimda setempat. Sementara dari pihak kementerian, Mendes PDT didampingi oleh Kepala BPI Kemendes PDT, Mulyadin Malik.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Tinjau Bantuan Bedah Rumah di Kendari, Alokasi 2026 Melonjak Jadi 8.973 Unit
CFD Ditiadakan pada 31 Mei 2026, Bertepatan Perayaan Waisak
Polisi Tangkap Pengendara Motor Bawa Satu Kilogram Ganja saat Razia di Karawaci
Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026