Namun begitu, lawan yang datang juga bukan tim sembarangan. Madura United datang dengan ambisi besar dan komposisi solid. Pelatih mereka, Carlos Eduardo Biasi Parreira, menunjuk Lulinha sebagai pemimpin di lapangan. Di bawah mistar gawang, Diky Indriyana berdiri dengan penuh kewaspadaan.
Pertahanan mereka dihuni nama-nama seperti Pedro Monteiro dan Nur Diansyah, didampingi Jorge Mendonça serta Roger Bonet Badia. Kekuatan utama mungkin ada di lini tengah, dengan duet Kerim Palic dan Riquelme Sousa Silva yang dikenal tangguh.
Ancaman terbesar justru bisa datang dari sayap. Kecepatan Iran Junior ditambah skill individu Lulinha bisa jadi mimpi buruk untuk pertahanan mana pun. Dan di depan, Aji Kusuma menunggu dengan sigap untuk memborong peluang yang tercipta. Laga malam ini dijamin seru.
Artikel Terkait
BMKG Waspadakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa hingga NTT Akibat Dua Siklon
Telur Berkotoran Ayam dalam Program Makan Bergizi SD Tulungagung Picu Keluhan
Calvin Verdonk Cetak Sejarah, Jadi Pemain Indonesia Pertama ke 16 Besar Liga Europa
Sidang Maraton 12 Jam, 9 Eks Petinggi Pertamina dan Mitra Divonis 9-15 Tahun Penjara