Baru-baru ini, Kim Jong Un kembali mengajak putrinya dalam sebuah acara kenegaraan. Mereka bersama-sama meresmikan distrik perumahan baru di Pyongyang yang dibangun khusus untuk keluarga tentara yang gugur. Konon, para prajurit itu bertempur di Ukraina bersama pasukan Rusia.
Media pemerintah menayangkan rekaman Kim berjalan di 'Jalan Saeppyol', mengunjungi rumah-rumah baru itu sambil ditemani Ju Ae. Dalam pidatonya, Kim berjanji untuk membalas jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk Tanah Air.
"Distrik ini adalah lambang semangat dan pengorbanan mereka," ujar Kim.
Dia menambahkan, rumah-rumah ini dimaksudkan agar keluarga yang ditinggalkan bisa hidup dengan bangga dan bahagia, mengenang suami atau putra mereka.
Proyek itu disebutnya sengaja dipercepat penyelesaiannya. Harapannya, kata Kim, sedikit bisa menghibur keluarga yang sedang berduka. Kehadiran Ju Ae di momen seperti ini bukan lagi sekadar pendampingan biasa. Itu adalah sebuah pernyataan. Perlahan namun pasti, gadis remaja itu sedang disiapkan untuk sesuatu yang jauh lebih besar di masa depan Korut.
Artikel Terkait
Sidang Korupsi Minyak Mentah Berlanjut hingga Dini Hari, Enam Eks Petinggi Pertamina Divonis 9-10 Tahun Penjara
Kemenag-British Council Latih 613 Guru Bahasa Inggris Madrasah
Prabowo Berbuka Puasa Bersama Seluruh Pemimpin Uni Emirat Arab di Abu Dhabi
Masjid Jami Koba: Saksi Bisu Sejarah di Balik Renovasi Megah