Instruksinya jelas. Buat semua kader, baik yang di struktur partai, duduk di kursi legislatif, maupun yang jadi eksekutif, dilarang keras memanfaatkan program MBG. Integritas harus dijaga.
Surat itu melanjutkan,
"Wajib menjaga integritas, serta memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan yang dapat mencederai kepercayaan rakyat kepada partai,"
Di sisi lain, PDIP justru meminta kadernya untuk aktif mengawal jalannya MBG di daerah masing-masing. Tujuannya agar programnya berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan aman untuk masyarakat.
Tapi peringatannya keras. Bagi yang bandel, sanksi menanti.
Jadi begitulah. PDIP sepertinya ingin bersikap preventif, menutup celah sebelum masalah jadi lebih besar. Mereka ingin menjaga kepercayaan, sekaligus menjaga nama partai di mata publik.
Artikel Terkait
Ustaz Abdul Somad Serukan Ketenteraman Pascakerusuhan di Panipahan
Kemiskinan dan Pengangguran di Jabar Turun, Capaian Pembangunan Dinilai Solid
ASN Cilegon Ditangkap sebagai Pengedar Sabu, Modus Titip Barang di Lokasi Rahasia
Polda Sumsel Gelar Praktik Kerja Dalam Negeri untuk Calon Pimpinan Polri dan TNI