Palembang – Komitmen Polda Sumatera Selatan untuk mendukung agenda nasional kembali ditunjukkan. Kali ini, melalui kegiatan Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) yang diikuti para peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri angkatan ke-35.
Dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Ia menyebutnya sebagai momentum penting. Tujuannya? Menyelaraskan kebijakan keamanan dengan prioritas nasional, terutama di dua sektor krusial: ketahanan pangan dan kedaulatan energi.
Menurut sejumlah saksi, suasana di lokasi cukup hangat. Rombongan Sespimti yang dipimpin Widyaiswara Irjen Pol Abioso Seno Aji disambut dengan baik. Kehadiran mereka memang bagian dari proses belajar. Bukan untuk sembarang orang, melainkan bagi calon-calon pimpinan tinggi Polri dan TNI di masa depan.
Nah, apa sebenarnya inti dari PKDN ini? Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan analisis mendalam. Mereka dilatih merumuskan solusi strategis menghadapi dinamika di lapangan, lewat pendekatan lintas sektoral. Jadi, bukan cuma teori.
Di sisi lain, program ini sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi seperti dicanangkan Kapolri. Fokusnya pada kepemimpinan yang tak cuma menjaga stabilitas, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumatera Selatan dipilih bukan tanpa alasan. Posisinya yang strategis di sektor energi dan pangan membuatnya jadi lokasi pembelajaran yang aplikatif. Selama di sini, para peserta akan mengkaji isu-isu aktual. Mulai dari perlindungan investasi, pengelolaan sumber daya alam, hingga sinergi antarinstansi.
Brigjen Pol Rony Samtana sendiri menekankan satu hal.
“Kepemimpinan Polri ke depan harus adaptif. Bisa menjaga keamanan, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan, terutama di sektor pangan dan energi,” tegasnya.
Sementara itu, dari sisi humas, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan kesiapan Polda Sumsel.
“Kami siap jadi mitra pembelajaran yang terbuka. Kegiatan PKDN ini bagian dari upaya mencetak pimpinan Polri yang responsif, baik terhadap tantangan nasional maupun global,” ujar Kabid Humas itu.
Acara yang dihadiri Pejabat Utama Polda, Widyaiswara Lemdiklat Polri, dan perwakilan instansi terkait itu ditutup dengan sesi pendalaman materi. Ada juga penyerahan cinderamata sebagai kenang-kenangan.
Pesan akhirnya jelas: Polda Sumsel berkomitmen penuh mendukung penguatan kapasitas kepemimpinan Polri. Tujuannya satu, mewujudkan institusi yang profesional, modern, dan terpercaya untuk pembangunan nasional.
Artikel Terkait
Ketua Umum Walubi Nyalakan Pelita Perdamaian di Candi Mendut, Awali Rangkaian Perayaan Waisak
Polisi Tembak Penjambret WNA Jerman di Surabaya yang Coba Melawan Saat Ditangkap
Pembahasan RUU Perampasan Aset Dinilai Perlu Bergeser dari Pendekatan Represif ke Sistem Pemulihan Aset Terintegrasi
Johan Rosihan: Ibadah Kurban Jadi Sarana Strategis Bentuk Karakter Kepemimpinan Generasi Muda