Setiap Ramadan tiba, pertanyaan yang sering muncul adalah soal berapa lama sih kita berpuasa? Apalagi Indonesia terbentang luas dengan tiga zona waktu berbeda: WIB, WITA, dan WIT. Banyak yang menduga durasinya bakal jauh beda. Ternyata, anggapan itu nggak sepenuhnya benar.
Intinya, lama puasa ditentukan dari waktu Subuh sampai Magrib di tiap daerah. Nah, meski jam dinding menunjukkan angka yang berbeda-beda, faktanya durasi puasa di seluruh Indonesia itu relatif sama. Ya, sekitar 13 jam saja. Selisihnya cuma hitungan menit, nggak sampai berjam-jam.
Kalau merujuk pada jadwal imsakiyah resmi dari Ditjen Bimas Islam Kemenag RI untuk Ramadan 1447 H, kita bisa lihat perbandingannya. Ambil contoh tanggal 24 Februari 2026. Durasi di beberapa kota perwakilan ini cukup memberi gambaran.
Zona Barat: Sabang, Aceh
Kota Sabang, ujung paling barat Indonesia yang pakai WIB. Di tanggal itu, Subuh datang pukul 05.37 dan azan Magrib berkumandang pukul 18.55.
Kalau dihitung, berarti kurang lebih 13 jam 18 menit. Ini bisa jadi patokan untuk kawasan barat seperti Sumatera dan Jawa.
Bagaimana dengan Zona Tengah?
Nah, sekarang kita ke Denpasar, Bali, yang masuk WITA. Di hari yang sama, waktu Subuhnya lebih awal, yaitu pukul 05.06 WITA. Sementara matahari terbenam pukul 18.45.
Artikel Terkait
Pasangan Residivis di Ponorogo Ditangkap Usai Mencuri untuk Biaya Nikah
Ketua Komisi X DPR Kecam Kekerasan terhadap Mahasiswi di Kampus UIN Riau
Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati Terjerat Tali di Taman Nasional Tesso Nilo
Menguak Makna Iftar Mubarak, Lebih dari Sekadar Ucapan Selamat Berbuka