“Beberapa hal sudah berjalan. Tentu, masih ada poin-poin lain yang perlu kita follow-up lagi,” tambah Sugiono, menyiratkan bahwa dialog antara kedua negara akan terus berlanjut.
Selain dukungan politis, pertemuan tersebut juga menyentuh hal-hal yang lebih teknis di bidang militer. Kedua pihak sepakat untuk saling bantu sesuai kebutuhan masing-masing. Ini bukan sekadar janji diplomatik biasa, tapi langkah nyata.
Dengan kata lain, kerja sama strategis Indonesia dan Yordania semakin menguat. Tidak hanya di ranah militer, tapi juga diplomasi. Koordinasi erat seperti ini diharapkan bisa memberi kontribusi berarti bagi keamanan di Gaza dan Tepi Barat. Menciptakan stabilitas di wilayah yang sudah terlalu lama dilanda gejolak.
Ditulis oleh: Alfin
Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu