TVRINews, Amman
Sore itu, di Istana Basman yang megah, ada pembicaraan serius tentang perdamaian. Pemerintah Yordania secara tegas menyatakan dukungannya untuk rencana Indonesia mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. Komitmen ini mengemuka usai pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II, Rabu (25/2/2026).
Menteri Luar Negeri Sugiono, yang mendampingi Presiden, tampak optimis. Ia menjelaskan posisi Yordania dengan gamblang.
“Intinya, Yordania siap memberikan dukungan penuh. Support mereka akan kita dapatkan nanti ketika pasukan benar-benar diberangkatkan,” ujar Sugiono.
Pertemuan itu sendiri bukanlah yang pertama. Sebenarnya, ini adalah tindak lanjut dari pembicaraan yang sudah dimulai saat Raja Abdullah II berkunjung ke Jakarta beberapa waktu silam. Dan rupanya, ada progres yang cukup menggembirakan. Beberapa program kerja sama dilaporkan sudah bergerak maju.
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu