YOGYAKARTA – Menjelang dan selama bulan Ramadhan, kebutuhan akan elpiji 3 kilogram biasanya melonjak. Menyikapi hal itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah tak tinggal diam. Mereka menggelontorkan tambahan pasokan sebanyak 710.160 tabung untuk wilayah Jawa Tengah.
Penyaluran tambahan ini sudah dimulai sejak Rabu (19/3) dan akan berlangsung secara bertahap hingga minggu depan. "Kami akan terus evaluasi sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan," ujar Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah.
Menurut Taufiq, langkah ini bukan hal biasa. Ini adalah "extra dropping", alias penyaluran di luar jatah harian reguler yang sudah ditetapkan sebelumnya.
Kebijakan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Pertamina bersama pemerintah daerah melihat ada tren kenaikan konsumsi elpiji 3 kg setiap Ramadhan. Evaluasi bersama itulah yang akhirnya mendasari keputusan penambahan stok ini.
Dampaknya, stok di berbagai pangkalan resmi pun jadi lebih kuat. Harapannya sih sederhana: masyarakat tetap bisa dapat elpiji bersubsidi dengan harga normal, yaitu mengikuti HET pemerintah sebesar Rp18.000 per tabung.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi
Persib Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan di GBLA Saat Hadapi Madura United
Pemkab Bogor Siapkan 55 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran dari Stadion Pakansari
Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang