Ribuan perwakilan dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapangan Presisi Ditlantas, Sabtu lalu. Mereka hadir dalam Apel Siaga Kamtibmas, dan suasananya cukup semarak. Dari ormas, kelompok buruh, hingga driver ojek online semua sepakat menyatakan dukungan penuh kepada Polda Metro Jaya. Tujuannya jelas: menindak tegas segala aksi anarkis yang berpotensi mengganggu ketenangan Ibu Kota.
Dukungan ini bukan sekadar wacana. Mereka secara resmi membacakan Deklarasi Kamtibmas sebagai bentuk komitmen nyata. Intinya, mereka siap jadi mitra Polri untuk menghalau para perusuh dan menjaga stabilitas, terutama dalam menyukseskan program 'Jaga Jakarta' di bulan Ramadan 1447 Hijriah ini.
Isi deklarasinya cukup tegas dan rinci:
Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap.
Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.
Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif.
Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.
Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat.
Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu kota Jakarta untuk Indonesia.
Artikel Terkait
Gus Ipul: Penerima Bansos Mulai Dialihkan Jadi Anggota Koperasi Desa
Pemerintah Genjot Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Melalui Skema Gotong Royong
AS Kerahkan Dua Kapal Induk ke Timur Tengah, Ketegangan dengan Iran Meningkat
Gubernur Jateng Akui Darurat Sampah Meski Raih Penghargaan Nasional