Menanggapi hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberikan arahan. Menurutnya, esensi 'Jaga Jakarta' adalah menjaga stabilitas Ibu Kota yang notabene merupakan wajah bangsa. Dan itu cuma bisa terwujud kalau ada komitmen kolektif dari semua pihak.
"Sebagaimana tema yang kita usung 'Jaga Jakarta Untuk Indonesia', berarti semangat untuk menjaga wilayah kita dari berbagai potensi ancaman dan gangguan," ujar Asep.
Ia melanjutkan, "Sehingga kota Jakarta sebagai wajah bangsa dapat selalu stabil, aman, dan tertib."
Irjen Asep menekankan, keamanan di bulan suci ini harus diwujudkan dengan satu frekuensi. Satu komando antara aparat dan masyarakat. Ia mengajak semua elemen untuk turun tangan meredam potensi konflik sedini mungkin, jangan sampai melebar.
"Kekuatan Jakarta tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya saja, tetapi pada warganya yang tertib, peduli, dan saling mau menjaga," lanjutnya.
Tak cuma itu, jenderal bintang dua ini juga memberi instruksi tegas pada anak buahnya. Untuk tidak ragu mengambil tindakan terukur terhadap pengganggu ketertiban. Di sisi lain, ia mengingatkan warga agar tetap waspada, khususnya terhadap provokasi yang kerap beredar di dunia maya.
"Patuhi aturan, hormati sesama, jaga sikap di ruang publik, serta jaga etika di ruang digital," tegas Asep. "Saring informasi sebelum dibagikan dan pastikan kebenaran data sebelum mempercayainya."
Di penghujung sambutannya, harapannya sederhana: ia ingin Ramadan tahun ini jadi momen pembuktian bahwa Jakarta bisa jadi kota yang teduh dan damai.
"Selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Semoga Ramadan kali ini kita dapat lewati dengan penuh hikmat dan penuh damai. Amin ya rabbal alamin," pungkasnya.
Artikel Terkait
Yordania Dukung Penuh Rencana Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Polisi Dalami Keterkaitan Jambret di Ciomas dengan Kasus Motor Curian
Koper Calon Haji Bangka Tiba, Persiapan Distribusi Dimulai
Guru di Belu Dilaporkan ke Polisi Diduga Aniaya Siswi hingga Pingsan