Di sisi lain, Pratikno juga mengakui ada sejumlah rekomendasi strategis dari BPK yang harus ditindaklanjuti. Ia berjanji akan menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah itu agar tidak menjadi beban di kemudian hari. "Kami akan berusaha untuk semaksimal mungkin menindaklanjuti saran-saran strategis kepada kami. Kami sangat mengapresiasi dan ini komitmen kami," ucap Pratikno.
Dari sisi BPK, Akhsanul Haq menjelaskan bahwa pemeriksaan ini adalah bagian dari fungsi pengawasan biasa. Tujuannya jelas: memastikan tata kelola pemerintahan berjalan akuntabel dan efektif, khususnya dalam menilai dampak program SKP.
Namun begitu, ia berharap kerja sama yang sudah terjalin baik bisa terus ditingkatkan. Koordinasi yang lancar, menurutnya, sangat menentukan kelancaran audit ke depannya.
Pertemuan di Jakarta itu pun ditutup dengan harapan yang sama dari kedua belah pihak: agar pengelolaan program pembangunan manusia dan kebudayaan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Real Sociedad dan Alaves Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Injury Time
Adik Bupati Tulungagung yang Jadi Anggota DPRD Diamankan KPK sebagai Saksi
Imigrasi Bentuk Tim Khusus dan Fast Track untuk Permudah Atlet Asing
OJK Jabar Soroti Pentingnya Inovasi dan Jaringan untuk Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah