Di sisi lain, Pratikno juga mengakui ada sejumlah rekomendasi strategis dari BPK yang harus ditindaklanjuti. Ia berjanji akan menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah itu agar tidak menjadi beban di kemudian hari. "Kami akan berusaha untuk semaksimal mungkin menindaklanjuti saran-saran strategis kepada kami. Kami sangat mengapresiasi dan ini komitmen kami," ucap Pratikno.
Dari sisi BPK, Akhsanul Haq menjelaskan bahwa pemeriksaan ini adalah bagian dari fungsi pengawasan biasa. Tujuannya jelas: memastikan tata kelola pemerintahan berjalan akuntabel dan efektif, khususnya dalam menilai dampak program SKP.
Namun begitu, ia berharap kerja sama yang sudah terjalin baik bisa terus ditingkatkan. Koordinasi yang lancar, menurutnya, sangat menentukan kelancaran audit ke depannya.
Pertemuan di Jakarta itu pun ditutup dengan harapan yang sama dari kedua belah pihak: agar pengelolaan program pembangunan manusia dan kebudayaan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Kapolri Tegaskan Media Mitra Strategis, Minta Jajaran Responsif Terhadap Pemberitaan
Mendagri Tito Karnavian Dukung Penuh Program 3 Juta Rumah Prabowo
BNN dan Bea Cukai Amankan 4.080 Butir Ekstasi di Kos-kosan Bekasi
PetFuria dan Unair Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Standar Industri Perawatan Hewan