Menko Zulhas: Program Makan Bergizi Serap 82,9 Juta Butir Telur Per Hari

- Rabu, 25 Februari 2026 | 09:00 WIB
Menko Zulhas: Program Makan Bergizi Serap 82,9 Juta Butir Telur Per Hari

“Peternak harus untung,” tekan Zulhas. “Karena sebetulnya usaha ayam ini usaha rakyat, bukan konglomerat. Masa depannya cerah dan terang benderang.”

Untuk mewujudkannya, pemerintah tak cuma berjanji. Strategi hilirisasi terintegrasi dari hulu ke hilir sedang disiapkan. Mulai dari penguatan pembibitan, penyediaan pakan, sampai penataan distribusi. Tujuannya satu: pasokan aman, harga terkendali.

Enam daerah sudah memulai. Tahap awal groundbreaking pengembangan ekosistem ini dilakukan di Kabupaten Malang, Lampung Selatan, Bone, Paser, Gorontalo, dan Sumbawa. Integrasi diharapkan menjaga ritme produksi agar suplai protein untuk MBG benar-benar stabil sepanjang tahun.

Zulhas juga mengingatkan pentingnya variasi. Pemberian protein tidak boleh bergantung pada satu komoditas saja.

“Sekarang seminggu memberikan satu telur, ayam satu minggu sekali atau dua kali tidak boleh karena harganya bisa tidak terkontrol. Makanya ada campur-campur, seperti ikan,” paparnya.

Harapannya jelas. Di balik angka-angka besar itu, ada napas usaha rakyat yang ingin dihidupkan dan dilindungi.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar