Nuansa Ramadan terasa hangat di markas PDIP Jawa Timur. Kali ini, mereka menggelar acara peringatan Nuzulul Quran dengan cara yang khas: mengundang ratusan anak yatim dan puluhan janda dari kalangan duafa untuk menerima santunan. Tak tanggung-tanggung, sekitar 500 anak dan 50 janda hadir dalam agenda tahunan itu.
Menurut Said Abdullah, Ketua DPD PDIP Jatim, kegiatan semacam ini sudah jadi tradisi partainya. Setiap Ramadan, terutama saat Nuzulul Quran, mereka berusaha konsisten mengadakan acara santunan.
"Marilah doakan bersama agar DPD PDIP Jatim bisa melaksanakan ini setiap tahun sekali di setiap peringatan Nuzulul Quran," ujar Said.
Dia melanjutkan, "Setidak-tidaknya, Wa Insya Allah, dalam kesempatan apa pun, dalam agama apa pun, kami akan selalu menempatkan ibu-ibu janda dan anak yatim di tempat terhormat bagi PDI Perjuangan."
Bagi Said, hal ini bukan sekadar ritual. Ada filosofi yang mendasarinya. PDIP selalu ingin dikenal sebagai partai yang dekat dengan wong cilik. Maka, merayakan momen suci bersama masyarakat kecil, terutama mereka yang paling membutuhkan seperti anak yatim dan kaum dhuafa, adalah sebuah keniscayaan.
Artikel Terkait
Nicke Widyawati Bantah Kerugian, Sebut Bisnis LNG Masih Berjalan hingga 2040
Spanyol, Ceko, dan Pakistan Evakuasi Ribuan Warga dari Zona Konflik Timur Tengah
Bayi Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pasar Minggu, Polisi Lacak Orang Tua dan Surat Misterius
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1,2 Kilometer