Seoul masih diguncang kabar terbaru dari ruang sidang. Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, resmi mengajukan banding. Ini adalah langkah hukum yang diambil tim pengacaranya, menolak vonis penjara seumur hidup yang baru saja dijatuhkan.
Menurut laporan media lokal pada Selasa (24/2/2026), banding itu diajukan menyusul putusan bersalah terkait tuduhan memimpin pemberontakan. Intinya, Yoon dituding sebagai dalang upaya penerapan darurat militer yang gagal pada Desember 2024 silam.
Tim kuasa hukumnya bergerak cepat. Hanya dalam lima hari setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan hukuman itu, dokumen banding sudah masuk. Yonhap News Agency yang pertama melaporkan perkembangan ini.
Dalam pernyataannya, para pengacara itu tak cuma membela kliennya. Mereka menggugat habis-habisan, mulai dari dasar hukum hingga implikasi luas dari putusan tersebut. Rasanya, ini lebih dari sekadar upaya pembelaan biasa.
Artikel Terkait
Cuaca Ekstrem dan Hujan Es Landa Bekasi, Sejumlah Pohon Tumbang Tutupi Jalan
Polisi Buru Preman Pelaku Pemalakan Rp100 Ribu kepada Sopir Bajaj di Tanah Abang
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Nasib Gencatan Senjata Dipertanyakan
Ayah Tunanetra di Boyolali Hidupi Anak dari Jualan Cilok, Anak Kedua Dapat Sekolah Gratis