Targetnya sudah ditetapkan: normalisasi Sungai Cirarab diharapkan rampung pada akhir Maret 2026. Pemerintah Provinsi Banten berencana melebarkan dan mengeruk aliran sungai itu hampir sepanjang lima kilometer. Tujuannya jelas, mengantisipasi banjir yang kerap melanda.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, mengungkapkan hal itu usai berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
"Kemarin kita rapat di BBWSCC, target akhir Maret selesai," ujarnya, Selasa lalu. "Cuaca sekarang mulai mendukung, hujan mereda. Pekerjaan bisa lebih cepat dari rencana."
Rencana pengerjaan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi akhir Januari silam. Rakor itu dihadiri tidak hanya oleh Pemprov, tapi juga Pemkot dan Pemkab Tangerang, plus tentu saja BBWSCC. Pembagian tugas dan segmen pekerjaan akhirnya disepakati pada awal Februari.
Arlan membeberkan detailnya. "Total segmen yang akan dinormalisasi hampir 5 kilometer. Provinsi menggarap 700 meter, Kota Tangerang 550 meter. BBWSCC menangani 1,2 kilometer. Sementara Kabupaten Tangerang mendapat porsi terbesar, 2,4 kilometer," jelasnya.
Artikel Terkait
Baskara Mahendra: Dari Finalis Abang None hingga Bintang Film Pemenang Penghargaan
Forum Korban Desak DPR Evaluasi UU Perdagangan Berjangka
Rumah Terduga Bandar Narkoba Digeruduk Massa, Kericuhan Keempat Terjadi di Rohil
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat