Namun begitu, tantangan tak cuma soal pengerukan. Sekitar 700 meter bantaran sungai masih dipadati rumah warga yang perlu ditertibkan. Menurut Arlan, Pemkab Tangerang sudah mulai menyosialisasikan hal ini kepada masyarakat yang terdampak.
"Alhamdulillah, kondisi kemarin cukup kondusif saat dibicarakan dengan warga. Bupati sendiri yang turun langsung menyampaikan sosialisasi. Rencananya, penertiban baru akan dimulai setelah Lebaran nanti," kata Arlan.
Di sisi lain, Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan bahwa banjir di bantaran Cirarab beberapa waktu lalu adalah alarm. Baginya, penanganan masalah ini mustahil dibebankan pada satu instansi saja.
"Sungai itu aset negara, tanggung jawab kita bersama," tegas Andra.
"Secara administrasi mungkin BBWSCC yang utama. Tapi melihat kondisi di lapangan, kita semua harus mendukung upaya balai. Agar hasilnya benar-benar terasa, demi masyarakat Banten."
Artikel Terkait
Gagalnya Perundingan AS-Iran Dorong Harga Minyak Tembus US$100, Saham Migas RI Menguat
Foton eMiler, Truk Listrik dengan Kabin Lapang dan Akselerasi Halus, Siap Operasi di Indonesia
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Usai Trump Perintahkan Blokade Selat Hormuz
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,86 Juta per Gram, Harga Buyback Turun Rp42 Ribu