Paus Leo XIV Tanggapi Kritik Trump dengan Sikap Tenang dan Seruan Damai

- Senin, 13 April 2026 | 17:35 WIB
Paus Leo XIV Tanggapi Kritik Trump dengan Sikap Tenang dan Seruan Damai

Di dalam pesawat kepausan yang membawanya ke Aljazair, Paus Leo XIV memilih untuk bersikap tenang. Ia baru saja dikritik habis-habisan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun, pemimpin umat Katolik sedunia itu tampaknya tidak ingin terlibat dalam adu argumen.

"Saya bukan seorang politikus," ujar Paus Leo kepada para wartawan, Senin (13/4/2026).

Dengan nada yang kalem, ia menambahkan, "Saya tidak berniat untuk berdebat dengannya. Pesannya tetap satu: mempromosikan perdamaian."

Komentar ini adalah tanggapannya langsung terhadap serangan Trump, yang dilaporkan oleh AFP dari dalam penerbangan sejarah itu kunjungan pertamanya ke benua Afrika.

Sebelumnya, Trump memang meledak. Ia menyebut Paus Leo "sangat buruk untuk kebijakan luar negeri" setelah sang Paus mengecam perang antara AS dan Iran. Kritik Trump terdengar keras dan penuh emosi.

"Kita tidak menyukai Paus yang bilang punya senjata nuklir itu boleh-boleh saja. Dia ini orang yang kayaknya nggak mikir bahwa kita harus berhadapan dengan negara yang pengen banget punya nuklir, biar mereka bisa hancurkan dunia," kata Trump.

Dan ia menutup dengan kalimat yang tak menyisakan keraguan: "Saya bukan penggemar Paus Leo."

Jadi, di satu sisi ada pemimpin negara adidaya yang bicara blak-blakan. Di sisi lain, ada pemimpin spiritual yang memilih jalan damai dan menolak untuk masuk ke dalam arena perang kata-kata. Paus Leo, yang kebetulan berasal dari AS sendiri, justru menunjukkan sikap yang berbeda jauh. Ia lebih memilih fokus pada misinya, ketimbang membalas cercaan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar