"Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk nyata perlindungan Polri kepada masyarakat," imbuhnya.
Di sisi lain, Kasat Lantas Ricky Marzuki punya penekanan lain. Baginya, penindakan ini bukan cuma soal tindakan tegas. Ada pendekatan edukatif yang coba diutamakan. Para remaja yang terlibat diajak bicara, diberi pemahaman soal risiko kecelakaan dan tentu saja, konsekuensi hukum yang bakal mereka hadapi.
"Untuk kendaraan roda dua yang kami amankan sebanyak 14 unit," ujar Ricky.
Dia juga menyisipkan imbauan. Kepada orang tua, dia meminta pengawasan lebih ketat. Untuk para pemuda, pesannya singkat: salurkan hobi otomotif di tempat yang tepat. "Jangan melanggar aturan. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Warga Gugat Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten ke PN Soal Jalan Rusak
Kemendikdasmen Revitalisasi 389 SMK dan Salurkan Ribuan Papan Digital di Kawasan Timur
Pemerintah Iran Akui Hak Demo Mahasiswa, Tentukan Garis Merah yang Tak Boleh Dilanggar
DPR Desak Pemerintah Buka Data Komitmen Impor Beras dari AS