"Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk nyata perlindungan Polri kepada masyarakat," imbuhnya.
Di sisi lain, Kasat Lantas Ricky Marzuki punya penekanan lain. Baginya, penindakan ini bukan cuma soal tindakan tegas. Ada pendekatan edukatif yang coba diutamakan. Para remaja yang terlibat diajak bicara, diberi pemahaman soal risiko kecelakaan dan tentu saja, konsekuensi hukum yang bakal mereka hadapi.
"Untuk kendaraan roda dua yang kami amankan sebanyak 14 unit," ujar Ricky.
Dia juga menyisipkan imbauan. Kepada orang tua, dia meminta pengawasan lebih ketat. Untuk para pemuda, pesannya singkat: salurkan hobi otomotif di tempat yang tepat. "Jangan melanggar aturan. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya.
Artikel Terkait
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM