Di kantor KemenPANRB, Jakarta, Tim Nasional Pencegahan Korupsi baru saja menggelar pertemuan. Agenda utamanya cukup krusial: membahas bagaimana mengantisipasi celah korupsi dalam dua program pemerintah yang sedang banyak diperbincangkan. Dua program itu adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Agus Joko Pramono, Wakil Ketua KPK yang terlibat dalam tim ini, menyatakan komitmen lembaganya. Mereka akan mendukung pemerintah, tapi dengan cara yang khas KPK: pengawasan ketat. Bukan perkara kebijakannya yang disorot, melainkan bagaimana program itu dijalankan di lapangan.
“Berikutnya ada beberapa perhatian yang akan menjadi bahasan ke depan terkait dengan mitigasi tindak pidana korupsi yang mungkin kita perlu atensi bersama, yaitu program pemerintah terkait dengan MBG dan Koperasi Merah Putih,” jelas Agus, Selasa (24/2/2026) lalu.
Intinya, fokus mereka ada pada proses belanja. Mulai dari dana yang dikucurkan untuk MBG hingga aktivitas di Koperasi Merah Putih, semua akan diawasi. Apakah pembelanjaannya sudah sesuai proposal awal dari yayasan atau koperasi terkait? Itu pertanyaan besar yang harus dijawab.
Artikel Terkait
Anggota Kongres Demokrat Desak Pemakzulan Trump Atas Ancaman Militer ke Iran
Balita Terseret Arus Banjir di Ponorogo, Diselamatkan Warga Setelah Terseret 100 Meter
Netanyahu Tegaskan Serangan ke Lebanon Berlanjut, Tawarkan Negosiasi Damai
Dosen Universitas Budi Luhur Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi