“Nah, kemudian juga mungkin para penyelenggara yang lain ya, mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran buat teman-teman yang lain ya.”
Lantas, mengapa sampai harus naik jet pribadi? Nasaruddin punya alasan. Menurutnya, saat itu sudah tak ada lagi penerbangan komersial yang bisa mengantarnya ke lokasi acara tepat waktu. Peresmian Balai Sarkiah sebuah pusat kegiatan keagamaan dan sosial di Kelurahan Sabintang itu sendiri digelar pada Minggu (15/2).
“Karena jam 11 malam kan nggak mungkin ada pesawat lagi ke sana,” jelasnya. “Dan besok paginya balik lagi karena ada persiapan sidang isbat.”
Ini bukan kali pertama ia melapor ke KPK. Nasaruddin mengaku sudah beberapa kali menyampaikan laporan terkait dugaan gratifikasi, termasuk untuk urusan jet pribadi kali ini.
“Kali ini saya datang lagi, ya untuk menyampaikan tentang terkait dengan kemarin, kepergian saya menjalankan tugas di Sulawesi Selatan ya, di Makassar untuk dengan menggunakan pesawat khusus itu ya,”
pungkasnya.
Artikel Terkait
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor