Polisi tak main-main. Mereka segera memproses visum et repertum untuk korban. Hasilnya? Cukup mencengangkan dan memperkuat pengakuan FH.
"Hasil visum menunjukkan luka-luka di beberapa bagian tubuh korban. Tepatnya di kepala, telinga, punggung, dan juga tangannya. Semuanya konsisten dengan keterangan yang sudah dia berikan sebelumnya," jelas AKP Silfi lebih lanjut.
Setelah pemeriksaan intensif, OAP akhirnya resmi ditahan. Langkah ini diambil polisi untuk memastikan proses hukum berjalan. Kasus yang menyedihkan ini kembali menyoroti kerapuhan perlindungan bagi pekerja domestik di dalam rumah tangga.
Artikel Terkait
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan