MURIANETWORK.COM - Gempa bumi berkekuatan signifikan dengan magnitudo 7,1 telah mengguncang wilayah lepas pantai utara Sabah, Malaysia, pada Senin (17 Maret 2025) dini hari pukul 01.57 WITA. Guncangan yang berpusat sangat dalam di bawah laut ini, berdasarkan analisis otoritas meteorologi dan geofisika, dinyatakan tidak membangkitkan gelombang tsunami yang mengancam pesisir Indonesia, khususnya Kalimantan Utara.
Pernyataan Resmi dan Analisis Awal
Dalam keterangan resminya yang dikutip dari kantor berita Antara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan tegas menyampaikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Pernyataan ini didasarkan pada hasil pemodelan cepat yang dilakukan oleh para analis.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," jelas BMKG.
Artikel Terkait
Mediasi Rachel Vennya dan Okin Mulai Berjalan, Ada Titik Terang Damai
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
Premanisme di Tanah Abang: Pedagang Bakso Jadi Sasaran, Polda Metro Jaya Janji Tindak Tegas
Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Hasil Penyelamatan Negara Dapat Perbaiki 34 Ribu Sekolah