MURIANETWORK.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, pada Minggu (22 Februari 2026) malam. Guncangan yang terjadi pukul 23.57 WIB ini berpusat di laut, sekitar 392 kilometer sebelah barat laut Tana Tidung, dengan kedalaman hiposenter yang sangat dalam, mencapai 628 kilometer.
Lokasi dan Karakteristik Guncangan
Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak jauh di lepas pantai. Kedalaman gempa yang mencapai lebih dari 600 kilometer merupakan faktor kunci yang meredam getaran di permukaan. Gempa dalam seperti ini umumnya dirasakan area yang lebih luas dengan intensitas lebih rendah dibandingkan gempa dangkal dengan magnitudo serupa.
Namun, pihak BMKG dengan transparan menyatakan bahwa data yang dirilis masih bersifat preliminer. Analisis awal seperti ini dapat mengalami penyempurnaan seiring dengan bertambahnya data dari stasiun pemantau gempa.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelas BMKG melalui akun resminya di media sosial.
Analisis Dampak dan Potensi Risiko
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat guncangan. Karakteristik gempa yang dalam secara signifikan mengurangi risiko kerusakan struktural di daratan. Selain itu, BMKG juga belum mengeluarkan peringatan dini tsunami mengingat mekanisme dan lokasi pusat gempa.
Meski demikian, masyarakat di wilayah yang merasakan guncangan diimbau untuk tetap tenang dan berhati-hati terhadap potensi gempa susulan, sekalipun kekuatannya diperkirakan akan lebih kecil. Pelaporan kondisi di lapangan kepada pihak berwenang sangat membantu dalam pemutakhiran data dan analisis.
Tim pemantau terus bekerja untuk mengumpulkan dan mengolah data lebih lanjut. Pembaruan resmi terkait parameter gempa, analisis mekanisme sumber, serta potensi risiko akan disampaikan oleh institusi yang berwenang.
Artikel Terkait
Harga Cabai di Jakarta Turun Alami Menjelang Ramadan
Warga Kalideres Tolak Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium Tanpa Sosialisasi
Dua Bus Transjakarta Tabrakan di Koridor 13, Semua Penumpang Selamat
Leapmotor Siap Masuk Indonesia, Didukung Stellantis