Suasana di markas besar Polri tegang. Kabar itu datang dari Tual, Maluku: seorang siswa, disingkat AT, tewas diduga dianiaya oknum Brimob. Berita buruk ini langsung sampai ke meja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Reaksinya? Marah besar.
"Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi," ucap Sigit dengan nada tegas kepada awak media, Senin (23/2/2026) lalu.
Dia tak menyembunyikan kegeramannya. "Ini jelas-jelas menodai marwah institusi Brimob yang harusnya melindungi masyarakat," tambahnya. Bagi Sigit, tindakan satu oknum ini ibarat noda hitam di tengah upaya membangun kepercayaan.
Tak lupa, belasungkawa yang mendalam disampaikannya untuk keluarga korban. Tapi ucapan duka itu diikuti tekad bulat. Sigit sudah memberi perintah khusus.
"Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku," tegasnya. "Ini soal menegakkan keadilan bagi keluarga korban."
Sebelum pernyataan Sigit, institusi Polri sebenarnya sudah lebih dulu angkat bicara. Melalui Kadiv Humas Irjen Johnny Eddizon Isir, permohonan maaf secara terbuka disampaikan. Itu terjadi pada Sabtu (21/2).
"Polri turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya korban dan berempati kepada keluarga besar korban," kata Isir waktu itu.
Isir berusaha melukiskan garis yang jelas antara institusi dan oknum. Dia menyebut tindakan Bripda MS sebagai perbuatan individu yang menyimpang, jauh dari nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang jadi pedoman. "Polri menyampaikan permohonan maaf atas tindakan individu Polri tersebut," ujarnya.
Lalu, bagaimana kelanjutannya? Isir menjamin proses hukum akan berjalan transparan. Tak tanggung-tanggung, penindakan bakal dilakukan secara pidana dan etik sekaligus.
"Polri berkomitmen tegas," pungkasnya. Komitmen itu kini diuji, di bawah sorotan publik yang menuntut keadilan untuk AT.
Artikel Terkait
IBL 2026 Kembali Bergulir, Pekan Kedelapan Hadirkan Delapan Laga Seru
Warga Bogor Selatan Tewas Saat Perbaiki Genting Bocor di Atap Rumah
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Semarang Hari Ini: Imsak 04.17 WIB
Anak 12 Tahun di Sukabumi Tewas Diduga Dianiaya, Ibu Tiri Bantah Tuduhan