MURIANETWORK.COM - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi untuk wilayah Sumatera, Tito menyatakan bahwa penyediaan hunian tetap (huntap) bagi korban dan perbaikan infrastruktur vital menjadi fokus utama pemulihan. Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan kepastian dan memulihkan kehidupan warga yang terdampak.
Hunian Tetap: Prioritas dan Tantangan Data
Dalam upaya memulihkan kehidupan warga, Tito Karnavian menekankan bahwa pembangunan huntap untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal tidak bisa ditunda. Proses ini, menurutnya, sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah dalam menyiapkan data penerima bantuan yang akurat dan lengkap. Tanpa data yang valid dari lapangan, percepatan pembangunan akan sulit tercapai.
“Hunian tetap ini prosesnya melibatkan pemerintahan daerah, dan ... pasti saya akan kejar bupati semua, gubernur saya pasti akan kejar (penyiapan datanya),” tutur Tito dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Ia menggarisbawahi bahwa permintaan percepatan dari kepala daerah harus diimbangi dengan penyediaan data yang solid. Validasi data satu per satu warga di lapangan menjadi kunci untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan pembangunan berjalan lancar.
“Yang menjadi kunci untuk huntap, karena Pak Bupati bilang, ‘Tolonglah bangunkan huntap secepat mungkin’. Kecepatan membangun huntap itu nomor satu adalah data dari Pemda. Ini harus ditanya satu per satu warga ini,” jelasnya.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia