MURIANETWORK.COM - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, berhasil dipulangkan dari Muscat, Oman, setelah mengalami permasalahan selama bekerja di sektor domestik. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dan perwakilan diplomatik di Oman dan Qatar memastikan proses pemulangan berjalan aman hingga PMI bernama Karwati bt Dasta Ali tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (22/2/2026).
Koordinasi Intensif Atasi Kendala Administratif
Proses pemulangan ini tidak berjalan mulus sejak awal. Sempat terjadi ketidaksesuaian data manifest akibat perubahan jadwal penerbangan. Menanggapi hal ini, Menteri P2MI Mukhtarudin langsung menginstruksikan penguatan koordinasi. Kerja sama diperketat antara Direktorat Pengawasan, Pencegahan dan Penindakan KP2MI, KBRI Muscat, KBRI Doha, serta pihak maskapai dan agen di Oman. Upaya ini akhirnya berhasil memastikan jadwal penerbangan yang baru, sebagaimana tercatat dalam dokumen resmi KBRI Muscat.
Mukhtarudin menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak sekadar memulangkan, tetapi juga menelusuri akar masalah. Instruksi khusus diberikan kepada Dirjen Pemberdayaan BP3MI Banten dan Tim Wascendak untuk menjemput, mendalami kasus, dan memastikan proses yang bermartabat.
"Setiap indikasi pemberangkatan tidak prosedural harus kita telusuri. Kita tidak akan mentolerir praktik yang membahayakan keselamatan Pekerja Migran," tegas Mukhtarudin dalam keterangan tertulisnya.
"Negara hadir bukan hanya untuk memulangkan, tetapi memastikan ada pertanggungjawaban," lanjutnya.
Artikel Terkait
FIFA Umumkan 52 Wasit Utama untuk Piala Dunia 2026, Termasuk Enam Wasit Perempuan
Israel Setuju Pembicaraan Langsung dengan Lebanon, Fokus pada Pelucutan Hizbullah
Gubernur DKI Ancam Pecat Oknum yang Manipulasi Laporan di Aplikasi JAKI
Pemprov DKI Godok Koneksi MRT dan KRL Listrik untuk Revitalisasi Kota Tua