Turis Selandia Baru di Gili Trawangan Ditindak Imigrasi Usai Protes dan Rusak Mushala

- Minggu, 22 Februari 2026 | 07:30 WIB
Turis Selandia Baru di Gili Trawangan Ditindak Imigrasi Usai Protes dan Rusak Mushala

Namun begitu, aksi yang terjadi sebelumnya jauh dari kata damai. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kemarahan ML. Dia terlihat merusak mikrofon yang digunakan untuk tadarusan. Tak hanya itu, ponsel milik warga yang merekam kejadian itu pun direbut paksa.

Keadaan makin memanas ketika pengurus dusun mendatanginya untuk meminta kembali ponsel warga. Bukannya mengembalikan, ML malah menolak dan mengancam dengan senjata tajam sejenis parang.

Lalu, terungkap satu fakta menarik. Rupanya, ML tinggal di vila yang sebelumnya ditempati orang tuanya. Orang tuanya sendiri dikabarkan sudah lebih dulu diusir oleh warga lokal. Jadi, dia seperti meneruskan ‘warisan’ masalah yang sudah ada.

Pasca kejadian itu, suasana di sekitar lokasi masih tegang. Polisi kini memasang pengamanan ekstra di sekitar mushala dan juga vila tempat ML tinggal. Mereka berjaga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

Di sisi lain, kasus ini jadi perhatian banyak pihak. Bukan cuma soal ketidakharmonisan dengan warga, tapi juga bagaimana seorang turis bisa dengan mudah melanggar aturan keimigrasian. Sekarang, urusannya bertambah: bukan hanya soal protes, tapi juga status hukumnya di Indonesia.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar