Atau, mau praktis? Bisa dilakukan mandiri lewat laman tsel.id/registrasibiometrik. Prosesnya sederhana: verifikasi nomor yang akan didaftarkan, masukkan NIK, lalu ambil selfie. Selesai.
Soal keamanan data, gimana?
Telkomsel memastikan data biometrik wajah hanya dipakai untuk verifikasi identitas, sesuai ketentuan perlindungan data pribadi dan standar keamanan informasi yang ketat. Teknologi yang dipakai sudah dirancang untuk mencegah penipuan dan tahan terhadap ancaman siber, memenuhi semua persyaratan regulator.
Filin menambahkan, implementasi ini adalah kelanjutan dari uji coba bertahap yang sudah dilakukan bersama Komdigi sejak beberapa tahun silam.
Masa transisi masih berjalan
Jangan panik dulu. Masih ada masa transisi. Hingga Juni 2026 nanti, pelanggan masih bisa registrasi menggunakan NIK dan Nomor KK seperti biasa. Setelah periode itu berakhir, barulah sistem akan sepenuhnya menggunakan identitas valid plus biometrik.
Nomor-nomor yang sudah teregistrasi sebelum aturan ini berlaku tetap aman dan bisa dipakai seperti biasa. Buat yang mau migrasi ke sistem baru, Telkomsel juga menyediakan fasilitas registrasi ulang.
Untuk informasi lebih detail, silakan cek langsung di tsel.id/registrasibiometrik atau hubungi kanal layanan pelanggan resmi Telkomsel.
Artikel Terkait
Anak di Lahat Tega Bunuh dan Mutilasi Ibu Kandung Gara-gara Tak Diberi Uang Judi
Dubes UEA Ungkap 85% Serangan Iran Arahkan ke Negara Teluk dan Yordania
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang
China Perluas Layanan Kereta Cepat untuk Anjing dan Kucing ke 121 Stasiun