Lulusan Sekolah Rakyat tak hanya akan membawa pulang ijazah. Ada satu dokumen lagi yang akan mereka terima: sertifikat kompetensi. Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memastikan anak-anak punya bekal keterampilan yang siap pakai di dunia kerja.
Dalam sebuah diskusi bertajuk 'Kurikulum, Akreditasi, dan Integrasi Sekolah Rakyat', Prof. Muhammad Nuh, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, membeberkan rencana tersebut. Menurutnya, fokus pendidikan di Sekolah Rakyat tidak melulu pada akademik.
"Mereka nantinya lulus tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga sertifikat kompetensi mengenai life skill. Tentunya sesuai dengan talenta masing-masing anak,"
Ujarnya dalam program detiksore, Kamis lalu (08/01/2026).
Jadi, apa saja bidang yang akan diajarkan? Pilihannya cukup beragam, mulai dari hal-hal praktis seperti memasak dan tata rias rambut (hair stylist), hingga keterampilan di era digital seperti keamanan siber (cyber security) dan teknologi informasi. Yang menarik, semua pelatihan bersertifikat ini akan ditanggung sepenuhnya oleh negara.
Dengan begitu, selain bertanggung jawab pada pendidikan dasar, pemerintah juga ingin memastikan lulusannya punya nilai tambah. Sebuah sertifikat kompetensi diharapkan bisa menjadi tiket awal mereka meraih peluang yang lebih baik.
Artikel Terkait
Satgas Desak Kementerian Percepat Administrasi dan Revisi Anggaran demi Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera
Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Austria dan Hungaria Usai Lawatan di Prancis
Wagub Rano Karno: Kebesaran Jakarta Diukur dari Toleransi, Bukan Hanya Gedung Pencakar Langit
Bahlil Penasaran dengan Lagu “My Little Bolu Ketan”, Akan Undang Penciptanya Makan Bersama