Proses verifikasi ini melibatkan pelatihan pendamping sebelum turun ke lapangan pekan depan, dengan target penyelesaian pada 14 Maret 2026.
Target Verifikasi Pasca-Lebaran
Sementara tahap pertama berjalan, BPS telah menyiapkan tahap kedua yang skalanya jauh lebih besar. Verifikasi lapangan untuk tahap ini rencananya baru akan dimulai setelah libur Idul Fitri, tepatnya 1 April 2026, dan berlangsung selama sekitar satu bulan.
Tahap kedua akan menyasar seluruh peserta PBI yang dinonaktifkan serta peserta non-penderita penyakit kronis. Cakupannya diperkirakan mencapai jutaan keluarga.
"Jadi diperkirakan akan selesai di akhir bulan April untuk yang tahap kedua, di mana tahap kedua ini ground check untuk sekitar 11 juta individu atau kalau kita konversi kepada keluarga kira-kira 5,9 juta keluarga," pungkas Amalia.
Menuju Data yang Lebih Terintegrasi
Pemerintah menekankan bahwa pemutakhiran data secara rutin ini adalah kunci utama menjaga relevansi dan keakuratan DTSEN. Integrasi data dari tingkat desa serta konektivitas yang mulus antar basis data kementerian dan lembaga menjadi tujuan strategis berikutnya. Dengan fondasi data yang terus diperkuat dan diperbarui, diharapkan kebijakan dan program pemerintah dapat benar-benar tepat sasaran, menyentuh mereka yang paling membutuhkan dengan efisiensi yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Jaringan Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi, Rugikan Negara Rp1,26 Triliun
Akademisi: Festival Paskah GMIT di Kupang Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi Warga
Terdakwa Korupsi Plasa Klaten Bantah Kerugian Negara, Sebut BPK Cacat Hukum
Plt Kades Tamainusi Jadi Tersangka Korupsi Dana CSR Rp9,6 Miliar