Ramadan dan Pergeseran “Jadwal” Macet Ibukota
Menariknya, pola kemacetan ini ternyata mengalami pergeseran selama bulan Ramadan. Polda Metro Jaya mengungkap, jam sibuk pagi dan sore bergeser karena penyesuaian jam kerja. Waktu masuk kantor yang lebih siang dan pulang lebih cepat jelas berdampak.
Kompol Robby Hefados dari Ditlantas Polda Metro Jaya membeberkan prediksinya. Di pagi hari, kemacetan cenderung mundur. Ia menyebut kemungkinan puncaknya terjadi antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Lalu bagaimana dengan sore hari? Polanya justru bergeser lebih awal. Menurut Robby, banyak orang ingin cepat pulang untuk berbuka bersama keluarga. Akibatnya, peningkatan volume kendaraan sudah bisa terasa mulai pukul 14.00 hingga 15.00 WIB.
Jadi, bagi warga Jakarta, bersiaplah dengan “jadwal” macet yang baru ini selama sebulan ke depan. Ritme kota memang berubah saat Ramadan tiba.
Artikel Terkait
Kejagung Tarik Kajari Karo dan Tim Jaksa Usai Vonis Bebas Amsal Sitepu
Lazio dan Parma Bermain Imbang, Bologna Kalahkan Cremonese di Pekan ke-31 Serie A
Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencuri Komodo di Manggarai Timur
Mantan Dirut PPI Ajukan PK ke MA Meski Sudah Dieksekusi ke Lapas