Satpol PP DKI Luncurkan Program Bedah Rumah, Dimulai dari Hunian Warga Disabilitas di Cengkareng

- Rabu, 18 Februari 2026 | 11:35 WIB
Satpol PP DKI Luncurkan Program Bedah Rumah, Dimulai dari Hunian Warga Disabilitas di Cengkareng

Menjawab Tantangan Permukiman Ibu Kota

Program bedah rumah ini tidak dilihat sebagai solusi tunggal, melainkan bagian dari upaya lebih besar memperbaiki kualitas hunian di Jakarta. Rano Karno menyoroti keterbatasan lahan sebagai masalah utama yang harus diatasi dengan pendekatan beragam.

"Problem utama Jakarta itu permukiman. Wilayah terbatas, penduduk besar. Karena itu kita dorong juga hunian vertikal seperti rumah susun agar kualitas hidup meningkat," ujarnya.

Program Berkelanjutan Bergilir ke Seluruh Jakarta

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk berkelanjutan. Rencananya, aksi serupa akan dilaksanakan secara bergilir setiap bulan, menjangkau kelima wilayah kota administrasi di Jakarta. Bentuk bantuannya pun akan fleksibel, disesuaikan dengan kondisi spesifik dan kebutuhan warga di setiap lokasi.

"Yang berikutnya mungkin nanti di Jakarta Barat, di Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, secara setiap bulan kita akan coba keliling. Kita lihat mana yang memang kira-kira masyarakat butuh terkait dengan hunian yang tidak layak," imbuh Satriadi.

Untuk tahap awal, dana sebesar hampir Rp 70 juta berhasil dihimpun dari iuran anggota dan paguyuban Satpol PP. Selain fokus pada perbaikan rumah, lembaga ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial lain seperti kerja bakti lingkungan dan penyediaan fasilitas ibadah, menunjukkan komitmen yang lebih luas terhadap masyarakat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar