Mahasiswa STIK-PTIK Hidupkan Tradisi Meugang untuk Penyintas Bencana di Aceh Utara

- Rabu, 18 Februari 2026 | 02:45 WIB
Mahasiswa STIK-PTIK Hidupkan Tradisi Meugang untuk Penyintas Bencana di Aceh Utara

Langit Aceh Utara sore itu terik, tapi suasana di Desa Krueng Lingka justru ramai dan hangat. Di tengah pemukiman warga yang masih berbenah pascabencana, mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 bergerak. Mereka membawa tradisi lama: Meugang, ritual makan daging bersama menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara digelar Selasa (17/2) lalu. Bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi lebih pada upaya menghidupkan kembali semangat kebersamaan. Sasaran utamanya adalah para penyintas bencana di desa tersebut, yang berada di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

“Ini bagian dari pengabdian kami,” ujar salah satu mahasiswa, sambil membantu menyiapkan hidangan. “Meugang kan punya makna mendalam bagi masyarakat Aceh. Kami ingin mereka yang terdampak bencana tetap bisa merasakan sukacita menyambut Ramadhan, meski dalam kondisi serba sederhana.”

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar