Merasa terjebak dan terdesak, salah satu dari mereka akhirnya menghubungi nomor darurat pemadam kebakaran setempat. Itu terjadi sekitar pukul satu siang. Petugas yang dapat laporan langsung bergerak, berkoordinasi dengan pengelola wisata setempat untuk cari titik pasti lokasi ketiga siswi.
Syukurlah, ketika tim penyelamat sampai di lokasi, kawanan primata itu mulai bubar dengan sendirinya, menghilang ke arah hutan. Tim kemudian menjemput dan mendampingi ketiga remaja itu turun dengan aman ke titik awal pendakian.
“Proses evakuasi berjalan lancar. Ketiga pelajar hanya mengalami luka lecet ringan di bagian kaki akibat medan pendakian. Mereka berhasil turun dengan berjalan kaki didampingi petugas hingga sampai ke bawah,” jelas Iwan lagi.
Memang secara fisik mereka selamat, tapi pasti trauma berat. Bayangkan saja, dikerumuni hewan liar di tengah gunung. Pihak pengelola Gunung Budeg pun mengingatkan para pendaki untuk lebih hati-hati. Disarankan tidak membawa makanan yang beraroma kuat atau terlalu mencolok, biar tidak mengundang perhatian satwa penghuni gunung.
Peristiwa ini jadi pengingat bahwa beraktivitas di alam bebas butuh persiapan ekstra, bukan cuma soal fisik, tapi juga antisipasi terhadap penghuni asli hutan.
Artikel Terkait
Jembatan Beton Akhiri Penantian 15 Tahun Warga Sambeng Boyolali
Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Ditangkap Setelah 7 Tahun Buron
KA Siliwangi Tertahan di Cianjur Akibat Banjir Rendam Rel
Yayasan dan BGN Labuhanbatu Gelar Fun Match untuk Pererat Sinergi Dapur MBG