Kawasan wisata Curug Cibeureum-Salabintana di Gunung Gede mendadak sepi. Bukan tanpa sebab, jalur menuju air terjun yang populer itu kini tertutup material longsor. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) terpaksa menutup sementara akses ke sana untuk keamanan pengunjung.
Menurut Agus Deni, Humas Balai Besar TNGGP, longsoran itu terjadi beberapa hari lalu. "Jalurnya benar-benar sulit dilalui sekarang," ujarnya saat dihubungi Selasa. Cuaca ekstrem disebut sebagai biang keladinya, mengguyur kawasan hingga memicu tanah dan bebatuan ambles.
Akibatnya, jalan setapak sepanjang lebih dari 15 meter itu tertimbun tanah setinggi satu setengah meter. Lokasinya berada di kawasan yang melintasi Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan masih terus berlangsung. Pihak taman nasional mengerahkan sejumlah warga sekitar untuk membersihkan material secara manual. Maklum, alat berat sulit menjangkau lokasi. Karena itulah, prosesnya diperkirakan butuh waktu cukup lama.
Surat edaran resmi pun telah dikeluarkan untuk mempertegas penutupan ini.
Artikel Terkait
Tiga Pasukan Perdamaian PBB Terluka Akibat Ledakan di Lebanon Selatan
TRIS Siap Ekspansi Global, Manfaatkan Perjanjian Dagang dan Kinerja 2025 yang Solid
Pelatih Arema Ungkap Alasan Taktik Bertahan Ketat Usai Imbang Lawan Malut United
Bareskrim Blokir 80 Rekening dan Periksa 90 Saksi dalam Kasus Dugaan Penipuan PT DSI Rp 2,4 Triliun