"Kami berharap segera dapat dilalui agar wisatawan dapat kembali menikmati keindahan air terjun di kawasan Gunung Gede-Pangrango yang selama ini banyak diminati," kata Agus.
Namun begitu, dia mengingatkan agar para calon pengunjung tidak memaksakan diri. Selain karena aktivitas pembersihan, kondisi lereng masih dianggap rawan. Pihaknya khawatir terjadi longsor susulan jika dipaksakan untuk dilintasi.
Nantinya, setelah material bersih dan kondisi dinyatakan aman, jalur akan dibuka kembali. Hanya saja, Agus mengimbau para wisatawan untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem belakangan ini masih sering melanda wilayah Cianjur dan Sukabumi. Potensi bencana alam, termasuk longsor baru, masih mengintai.
Jadi, untuk sementara, bersabarlah. Tunggu informasi resmi pembukaan dari pihak TNGGP. Keindahan Curug Cibeureum memang memesona, tapi keselamatan tentu yang utama.
Artikel Terkait
Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Subsidi Jelang Libur Panjang di Madiun Raya
Arema FC dan Malut United Bermain Imbang 1-1 di Kanjuruhan
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Lima Kecamatan Grobogan
Hujan Deras di Donggala Rendam 552 Rumah, Bupati Perintahkan Normalisasi Sungai