Menyambut Ramadan, suasana di Polres Kampar, Riau, tampak berbeda. Malam itu, Senin (16/2/2026), mereka menggelar tabligh akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Tak sendiri, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan juga turut hadir dalam acara yang bertujuan menyiapkan mental jelang bulan suci tersebut.
Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang berharap momen ini jadi refleksi bagi seluruh personelnya. Intinya, untuk mengasah lagi keimanan dan ketakwaan sebelum masuk ke fase ibadah puasa.
"Besar kiranya kegiatan ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi bulan puasa," ujar Boby.
Ia menegaskan komitmen Polres Kampar untuk terus melayani dan melindungi masyarakat. Di sisi lain, ia juga mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban, apalagi nanti saat Ramadan tiba.
Nah, terkait tradisi menyambut Ramadan di Riau, polisi memberi imbauan khusus. Mereka mengingatkan agar pelaksanaan Balimau Kasai ritual mandi dengan air limau dan wewangian di sungai memperhatikan betul aspek keselamatan. "Jangan memaksakan diri turun ke sungai kalau arusnya deras," pesannya. Tradisi turun-temurun ini memang simbol penyucian diri dan kegembiraan, sering disebut juga potang mogang.
Sementara di atas panggung, Ustaz Abdul Somad menyampaikan ceramahnya dengan gaya khas yang tegas. Ia menekankan bahwa Ramadan sama sekali bukan bulan untuk bermalas-malasan.
"Bulan puasa adalah bulan perang. Perang badar 17 Ramadan, perang melawan Israel 10 Ramadan, membebaskan Andalusia bulan Ramadan," seru UAS.
Menurutnya, puasa itu tak cuma sekadar menahan lapar dan dahaga.
"Tapi ketika dia menahan lidah (dalam berbicara), menahan hati dan pikiran, inilah puasa yang sesungguhnya," jelasnya.
Di akhir ceramah, Ustaz Abdul Somad mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.
"Mudah-mudahan Ramadan kita berkualitas, membentuk kepribadian yang berintegritas, dan menjadikan kita orang-orang yang takut kepada Allah SWT," harapnya.
Artikel Terkait
Data Dinkes DKI Ungkap 94,9% Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik
Keluarga Lima Tewas di Kuantan Diduga Akibat Pembunuhan-Bunuh Diri Ayah
Ramai-Ramai Belanja Lebaran di Tanah Abang Dimulai Lebih Awal
BRI Group Borong Empat Penghargaan Keuangan Berkelanjutan di Singapura