Di lapangan, personel gabungan menjalankan tugas dengan cakupan yang luas. Mereka melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup, mengatur arus lalu lintas yang biasanya padat di hari besar, serta melakukan sterilisasi area sekitar vihara. Patroli dialogis juga digelar secara intensif untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan.
Dukungan teknis turut diberikan oleh instansi terkait. Dishub, misalnya, melakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan tempat parkir yang rapi. Sementara itu, Satpol PP berperan aktif dalam mengawasi ketertiban umum di sekitar lokasi peribadatan.
Komitmen Jangka Panjang untuk Kerukunan
Lebih dari sekadar operasi rutin, pengamanan ini merefleksikan komitmen mendalam aparat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kehadiran mereka merupakan bentuk pelayanan preventif dan upaya deteksi dini, memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa rasa khawatir.
Polda Metro Jaya memperkuat pengawasan dengan menambahkan 155 personel dalam operasi tersebut. Diharapkan, sinergi yang solid antara semua unsur pengamanan dan partisipasi aktif masyarakat dapat membuat perayaan Imlek di Jakarta Selatan berjalan aman, tertib, dan penuh kedamaian.
Artikel Terkait
AS Klaim Tanggung Jawab Serangan yang Runtuhkan Jembatan Vital Iran, Korban Jiwa Berjatuhan
Ibadah Jumat Agung dan Salat Jumat di Istiqlal-Katedral Berjalan Damai
Ribuan Jemaat Padati Gereja Katedral Jakarta untuk Peringatan Khidmat Jumat Agung
TVRI Gelar Fun Walk Bola Gembira Serentak di 26 Provinsi