Suasana khidmat langsung terasa begitu menginjakkan kaki di halaman Gereja Katedral Jakarta pagi ini. Ribuan jemaat sudah memadati tempat itu, jauh sebelum rangkaian peringatan Jumat Agung dimulai. Mereka datang dengan satu tujuan: mengikuti seluruh prosesi dengan penuh penghayatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan, kerumunan jemaat bukan hanya memenuhi bangunan gereja utama. Tenda-tenda yang dibuka di bagian luar pun penuh sesak. Meski tak mendapat tempat di dalam, mereka yang berada di luar tetap tenang dan khusyuk mengikuti jalannya misa melalui layar dan alunan suara dari pengeras suara.
Misa Jumat Agung sendiri baru dimulai tepat tengah hari. Dipimpin oleh Romo Yusup Edi Muljono SJ, ibadah diwarnai lantunan kidung yang menggema di seluruh ruang. Namun, rangkaian acara sebenarnya sudah berjalan sejak pagi buta.
Menurut sejumlah saksi, suasana hening dan penuh renungan sudah tercipta sejak pukul 8.50 WIB. Saat itulah pertunjukan 'Jalan Salib Kreatif' digelar sebagai pembuka. Pertunjukan ini menjadi cara gereja mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus.
Drama musikal itu menyedot perhatian. Jemaat yang sejak pagi sudah memadati area luar gereja menyaksikannya dengan seksama, tak sedikit yang terlihat haru.
Artikel Terkait
Hujan dan Angin Kencang di Bandung Tewaskan Satu Orang, 33 Pohon Tumbang
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi