Anggota DPR Dewi Juliani Kawal Bantuan Perumahan dan Soroti Infrastruktur Bengkalis saat Reses

- Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB
Anggota DPR Dewi Juliani Kawal Bantuan Perumahan dan Soroti Infrastruktur Bengkalis saat Reses

BENGKALIS – Anggota DPR RI dari Dapil Riau I, Dewi Juliani, lagi-lagi turun ke kampung halaman. Bukan sekadar jalan-jalan, tentu saja. Di masa reses kali ini, ia menyapa warga Bengkalis langsung, dari depan pintu rumah mereka. Semua keluhan mulai dari soal duit daerah yang seret sampai jalanan yang amburadul dicatatnya dengan rapi.

Rabu (29/4) kemarin, di sela-sela kegiatannya, Dewi juga menyempatkan diri mengawal program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Ia bahkan ngecek langsung rumah-rumah warga yang kebagian bantuan. Nggak cuma omong doang, pokoknya.

“Saya turun memastikan program bantuan perumahan yang saya perjuangkan ini benar-benar dirasakan masyarakat. Ini bagian dari upaya saya memperjuangkan aspirasi warga Bengkalis,” ujarnya.

Legislator dari PDI Perjuangan ini menegaskan, bantuan semacam itu bukan cuma sekali lalu selesai. Ia bilang, programnya berkelanjutan. Dan yang paling penting, ia mengingatkan dengan nada keras: jangan ada yang coba-coba memotong atau narik pungutan.

“Ini bukan yang terakhir, tapi berkelanjutan. Saya tegaskan tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apa pun, ini hak masyarakat dan tidak boleh ada pemotongan,” katanya.

Selain urusan rumah, Dewi juga menyoroti soal pengawasan program CSR dari BUMN. Katanya, harus tepat sasaran. Ia sudah ngecek langsung ke lapangan, melihat kondisi penerima. “Saya turun memastikan apakah masyarakat betul-betul membutuhkan. Tadi saya lihat langsung beberapa rumah, dan memang mereka membutuhkan bantuan pemerintah,” ucapnya.

Nggak berhenti di situ. Ia juga mengangkat sejumlah persoalan strategis daerah. Salah satunya, kondisi APBD Kabupaten Bengkalis yang lagi tertekan. Belum lagi soal infrastruktur transportasi laut dan lingkungan. “Soal kapal roro dan abrasi, ini akan saya bawa ke pusat. Mohon doa agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa kami perjuangkan,” tuturnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bengkalis, Septian Nugraha, merasa perlu angkat bicara. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurut dia, kehadiran Dewi di tengah masyarakat itu langka. “Biasanya orang sudah duduk itu lupa. Alhamdulillah Ibu Dewi turun sampai ke daerah kita ini, beliau peduli dengan Bengkalis,” terangnya.

Septian juga menyebut, dukungan masyarakat Bengkalis terhadap Dewi cukup besar. Buktinya, sekitar 45 ribu suara diraih di daerah ini. Ia berharap perhatian itu terus berlanjut, nggak cuma janji manis. Ia pun menggambarkan kondisi keuangan daerah yang berat.

“Kami mohon bantuannya agar kondisi APBD ini bisa diperhatikan, karena saat ini situasi cukup berat. Bapak-bapak camat dan kepala desa sekarang harus mengencangkan ikat pinggang, bahkan tidak bisa lagi ngopi di luar. Kami berharap ada perhatian dari pusat untuk kondisi ini,” pungkasnya.

Dalam kunjungan reses itu, hadir sejumlah camat, lurah, dan warga Bengkalis. Soal kapal roro dan abrasi, memang sudah jadi momok di Bengkalis beberapa tahun terakhir. Armada penyeberangan terbatas, layanan sering lambat mobilitas warga dan distribusi barang jadi terganggu. Sementara abrasi pantai terus menggerus daratan, mengancam rumah-rumah warga. Dua masalah ini butuh penanganan serius, nggak bisa setengah-setengah, dari pusat dan daerah.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar