Kronologi Penyerangan di Lokasi Terpencil
Setibanya di Bandung, YA menemui ZAAQ di sekitar sekolah. Mereka kemudian berjalan bersama ke area eks objek wisata Kampung Gajah yang terbengkalai untuk berbicara. Sementara itu, AP menunggu di bagian luar lokasi.
Niko menyebutkan bahwa YA telah mempersiapkan senjata tajam sejak dari Garut. "Perlu diketahui, tersangka YA ini sudah membawa pisau di motornya. Kemudian pisaunya dimasukkan ke jaketnya," tuturnya.
Percakapan yang awalnya tenang berubah menjadi cekcok. Emosi YA meledak dan ia menghantamkan botol bekas yang ada di lokasi ke kepala ZAAQ, meninggalkan luka sobek. Namun, korban masih dalam keadaan sadar.
Dalam kondisi itulah, YA kemudian menghujamkan pisau yang dibawanya ke tubuh korban. "Setelah korban terjatuh namun masih dalam keadaan sadar, tersangka lalu menghujamkan pisau yang dibawanya sebanyak delapan kali ke arah perut. Tersangka kemudian meninggalkan korban dalam keadaan masih hidup," papar Niko lebih lanjut.
Pelaku Kabur dan Hubungan Korban dengan Pelaku
Usai melakukan penyerangan, YA mengambil ponsel dan jaket milik korban yang ternyata adalah pemberiannya sendiri sebelum akhirnya melarikan diri bersama AP kembali ke Garut. Tindakan ini memperburuk situasi dan menunda proses pencarian.
Menurut keterangan polisi, hubungan antara YA dan ZAAQ sangat dekat, layaknya kakak adik. Kedekatan ini bahkan diketahui oleh keluarga korban. Latar belakang pertemanan mereka terjalin sejak ZAAQ masih bersekolah di Garut, sebelum akhirnya pindah ke Bandung.
Penemuan jasad di lokasi yang sepi dan terbengkalai itu akhirnya mengungkap kebenaran yang pahit di balik laporan hilang tersebut. Polisi kini masih mendalami kasus ini lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kedua pelaku.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen