Limbah Kebakaran Pabrik Pestisida Cemari Sungai Cisadane, KLH Ambil Sampel Air

- Minggu, 15 Februari 2026 | 06:30 WIB
Limbah Kebakaran Pabrik Pestisida Cemari Sungai Cisadane, KLH Ambil Sampel Air

"Ini langkah darurat," tegas Asep.

Ia memaparkan bahwa penaburan karbon aktif bertujuan mengikat sisa residu kimia yang ada. Dengan cara ini, proses stabilisasi kontaminan di air bisa lebih cepat, sekaligus mencegah partikel berbahaya hanyut terbawa arus atau air hujan lebih jauh lagi.

Asep juga memberikan imbauan keras kepada masyarakat. Ia meminta warga untuk sementara waktu tidak memancing atau mengonsumsi ikan dari aliran sungai yang terdampak. "Ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keracunan," jelasnya.

Bagi warga yang merasa terganggu atau punya keluhan kesehatan, layanan pemeriksaan tersedia di puskesmas dan posko kesehatan terdekat. Pihaknya mengaku terus mengumpulkan data lingkungan dan kesehatan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Peristiwa yang memicu semua ini adalah kebakaran hebat di pabrik pestisida di Kecamatan Setu itu, yang terjadi pada Senin, 9 Februari lalu. Api sulit dipadamkan karena berasal dari bahan kimia. Dua truk pasir akhirnya dikerahkan petugas. Butuh waktu tujuh jam berjuang sebelum api benar-benar padam.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar