Mensos Gus Ipul Kecam Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal Penonaktifan PBI BPJS

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:00 WIB
Mensos Gus Ipul Kecam Pernyataan Wali Kota Denpasar Soal Penonaktifan PBI BPJS

JAKARTA – Pernyataan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, soal penonaktifan peserta PBI BPJS Kesehatan menuai reaksi keras dari Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. Gus Ipul, sapaan akrabnya, menilai pernyataan itu berpotensi menyesatkan publik dan menyebarkan hoaks. Apalagi, pernyataan itu dikait-kaitkan dengan "perintah Presiden".

“Saya terus terang menyesalkan pernyataan menyesatkan dan hoax salah satu wali kota,” tegas Gus Ipul di Gedung Aneka Bhakti, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, pernyataan tersebut bisa menimbulkan salah tafsir yang berbahaya. Seolah-olah penonaktifan itu adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut hak masyarakat miskin. Padahal, sama sekali bukan begitu faktanya.

“Ini harus diluruskan,” ujarnya.

Gus Ipul memaparkan, arahan dari Presiden sebenarnya adalah melakukan pemutakhiran data. Tujuannya jelas: memastikan bantuan negara tepat sasaran. Caranya dengan menyelaraskan data peserta dengan kriteria terbaru dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Jadi, yang dinonaktifkan adalah peserta yang berdasarkan data mutakhir sudah tidak memenuhi kriteria lagi. Bukan semata-mata instruksi untuk memutus hak orang.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar