Seorang perempuan berinisial RS (30) menjadi perbincangan publik setelah melakukan penganiayaan terhadap penumpang angkutan umum JakLingko di kawasan Jakarta Selatan. Pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa kini telah menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit jiwa untuk memastikan kondisi mentalnya.
Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi di dalam JakLingko rute Lebak Bulus–Cipulir. Peristiwa berlangsung kurang lebih dua hari lalu di dalam armada bernomor RSG 1779, tepatnya di Jalan Ulujami Raya atau di bawah kolong Tol Ulujami.
"Kejadiannya di dalam angkutan JakLingko 49 dengan rute Lebak Bulus-Cipulir. Lokasi TKP berada di Jalan Ulujami Raya atau di kolong Tol Ulujami," ujar Seala kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Korban yang diketahui bernama Berliana saat itu sedang berada di dalam JakLingko dan mengalami kekerasan fisik. Setelah kejadian, korban langsung mendatangi Polsek Pesanggrahan untuk membuat laporan resmi.
"Mbak Berliana mendapatkan tindakan fisik kekerasan, ada pemukulan dan penendangan yang dilakukan terduga pelaku berinisial RS. Setelah adanya laporan, malamnya viral di medsos, itu memang sudah berjalan beriringan dengan penyelidikan," kata Seala.
Polisi segera merespons laporan tersebut dan berhasil menangkap pelaku. Namun, karena diduga mengalami gangguan kejiwaan, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Jakarta untuk melakukan pemeriksaan psikologis terhadap RS.
"Terduga pelaku sudah kami amankan, memang belum genap kurang lebih satu tahun dia baru saja keluar dari RSJ atau rumah sakit jiwa karena mengalami gangguan mental atau gangguan kejiwaan," jelas Seala.
Sementara itu, hasil pemeriksaan kejiwaan masih menunggu. Polisi akan menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil tes tersebut.
Artikel Terkait
Bandara di Sumatera Tetap Beroperasi Normal Meski Listrik Padam Serempak
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Satu Tewas dan Belasan Luka Akibat Bus Tabrak Truk
Prabowo Kerahkan Seluruh Sumber Daya Pemerintah untuk Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara
Harga Cabai Meroket, Pedagang dan Pembeli di Pasar Lenteng Agung Keluhkan Lonjakan Bahan Pokok