Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama Deklarasi Bersinar, BNN Soroti Ancaman 175 Jenis Narkoba Baru

- Jumat, 13 Februari 2026 | 20:45 WIB
Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama Deklarasi Bersinar, BNN Soroti Ancaman 175 Jenis Narkoba Baru

Di sisi lain, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pemberantasan narkoba adalah agenda nasional yang mendesak. Ia menyebut 2,11% dari total populasi Jatim telah terpapar.

"Data nasional per awal tahun 2026 sangat mengkhawatirkan, di mana tercatat sekitar 4,11 juta penduduk atau 2,11% dari total populasi telah terpapar narkotika," ujar Khofifah.

"Kondisi Jawa Timur juga mendesak dengan catatan 5.924 kasus pengungkapan tindak pidana narkotika sepanjang tahun 2025, membuktikan bahwa ini adalah 'extraordinary crime' yang butuh penanganan luar biasa," sambungnya.

Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas

Pernyataan Suyudi di Surabaya sejalan dengan pandangannya sebelumnya. Ia kerap menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sekaligus syarat mutlak untuk membangun SDM unggul.

"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden," kata Suyudi dalam sebuah jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10) lalu.

Mantan Kapolda Banten itu punya perspektif kuat. Baginya, masalah ini harus dilihat lebih dalam.

"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas," ujarnya.

Artinya, pengguna narkoba adalah korban yang perlu disembuhkan lewat rehabilitasi, bukan langsung dijebloskan ke penjara.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar