Nah, arahan ini rupanya punya sumber yang jelas. Sigit mengakuinya berasal dari pesan Presiden Prabowo dalam Rapim TNI-Polri beberapa waktu sebelumnya. Inti pesannya sederhana tapi berat: Polri harus jadi polisi rakyat.
"Sebagaimana penekanan Bapak Presiden RI dalam Rapim TNI Polri tahun 2026 bahwa kepolisian kita harus jadi polisi rakyat,"
ujar Sigit.
Pesan itulah yang kini dipegang teguh. Bagi mantan Kabareskrim ini, itu bukan sekadar kata-kata. Itu jadi pedoman untuk betul-betul hadir dan melayani di tengah masyarakat. Di sisi lain, komitmennya juga mengerucut pada dukungan konkret. Sigit menyatakan Polri siap mengawal program-program pemerintah, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan.
"Pesan tersebut tentunya menjadi pedoman kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, melayani dengan sepenuh hati dan bekerja secara profesional dalam mendukung serta mengawal seluruh program pemerintah termasuk program MBG dan ketahanan pangan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, adil dan makmur,"
tutupnya menegaskan.
Artikel Terkait
Kontroversi Penalti Akhiri Upaya Timnas Indonesia di Final FIFA Series
Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Rusak di Empat Desa
DKI Mulai Bangun Zebra Cross di Tebet, Respons Atas Inisiatif Warga
Guru MTs di Depok Diduga Sebar Brosur Jasa Seksual, Mengidap HIV Sejak 2014