Di sisi lain, respons aparat bergerak cepat. Saat ini, gabungan personel TNI dan Polri sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan menyeluruh. Yusuf menyebut ada 20 personel Ops Damai Cartenz yang diterjunkan, ditambah 12 anggota Kopasgat TNI AU untuk memperkuat.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lebih lanjut dengan jajaran TNI AD. Wilayah ini, kata dia, terlalu vital untuk dibiarkan tanpa pengamanan maksimal. Bandara perintis itu adalah urat nadi bagi masyarakat pedalaman.
Penyelidikan pun terus digenjot. Yusuf menegaskan, penegakan hukum dilakukan secara terukur dan profesional. Tapi misi mereka bukan cuma menindak. Aparat hadir untuk melindungi dan, yang tak kalah penting, memulihkan rasa aman warga setempat yang pasti terusik oleh peristiwa mengerikan ini.
Artikel Terkait
Korlantas: Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran Turun 30 Persen
Iran Ancam Balas Serangan ke Universitas Isfahan dengan Target Kampus AS di Teluk
KAI Tegaskan Larangan Beraktivitas di Jalur Rel Saat Arus Balik Masih Padat
Arus Balik Lebaran di Kepulauan Anambas Berjalan Lancar Berkat Pengamanan TNI-Polri